IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA
DOI:
https://doi.org/10.53888/tazkirah.v9i1.693Kata Kunci:
Implementasi, kebijakan, Gerakan LiterasiAbstrak
Pentingnya literasi dalam dunia pendidikan sebagai upaya membangun generasi bangsa agar memiliki budi pekerti yang baik. adapun peraturan pemerintah tentang Penumbuhan Budi Pekerti (PBP) yaitu Permendikbud No.23 tahun 2015.Dalam hal ini tujuan kedepannya dengan adanya Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MI Muhajirin dapat meningkatkan pemahaman membaca Siswa. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif yang di laksanakan di MI Muhajirin Setia Marga. Adapun pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Kepala Perpustakaan, Guru Kelas VI, dan Siswa. Sedangkan objek penelitian adalah siswa kelas VI. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) diwujudkan dengan program-program literasi seperti membaca 15 menit sebelum belajar, pojok baca, sholat dhuha, dan hafalan surah-surah pendek. Adapun faktor pendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam meningkatkan pemahaman membaca kelas VI MI Muhajirin adalah minat baca siswa, motivasi dari guru dan keluarga, intelektual, keuletan, konsentrasi siswa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya minat baca (Fisiologis), tidak ada perhatian dari keluarga, siswa kurang mengerti tanda baca, siswa kurang mengenal huruf, bunyi bahasa (Fonetik) dan bentuk kalimat, dan adanya perbedaan dialek siswa dengan pengucapan bahasa indonesia yang baku.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Tazkirah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









