MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DENGAN TEKNIK PLAY THERAPY DALAM KONSELING INDIVIDU
DOI:
https://doi.org/10.53888/muhafadzah.v3i1.575Kata Kunci:
Konseling, Play therapy dan KeterampilanAbstrak
Konseling merupakan sebuah wadah untuk membantu sesama dan untuk mengurangi masalah didalam masyarakat. Sering terjadi tidak adanya penyelesaian suatu hal yg dihadapi oleh seseorang oleh karena itu peran ini diperlukan. Seiring dengan perkembangan zaman sudah banyak sekali pengalaman yang dapat diambil, bahwa manusia itu adalah makhluk sosial yang artinya saling membutuhkan. Dan metode atau teknik yang akan digunakan dalam hal ini ada banyak sekali,maka dari itu metode yang akan digunakan ialah play therapy, metode atau teknik ini sudah lama dilakukan karena sesuai dengan berbagai umur walaupun sering digunakan untuk anak-anak 10-14 tahun. teknik ini juga bisa untuk kalangan dewasa disebabkan oleh Play therapy ini memiliki banyak konsep pelaksanaan serta memiliki seni dalam mempraktekkannya. Bukan hanya membantu tetapi juga bisa memberi warna dalam sebuah kegiatan, sehingga klien dalam konseling dapat menemukan penyelesaian masalah (problem solver). Jadi rasa percaya diri akan timbul sehingga dapat meningkatkan keterampilan melakukan suatu kegiatan ataupun problematika kehidupan sehari-hari, apabila rasa percaya diri sudah ada dan rasa semangat dalam diri untuk melakukan suatu hal maka keterampilan akan terus terasa dan itu dapat menjadi bekal untuk masa depan. Karena ada rasa yakin akan hal tersebut serta tidak takut untuk mengalami kegagalan, karena kegagalan akan dijadikan sebagi sebuah doping penyemangat dalam mencapai kesuksesan serta ketrampilan yang sudah terasah dengan baik.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian

